Monday, March 21, 2022

Delay Transmisi DWDM

Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait delay transmisi pada DWDM.

1. Delay transmisi dalam kabel FO

Teoritis delay transmisi jika tidak ada "redaman, rekraksi, difraksi, dsb", atau jika cahanya terpancar di media ruang hampa, maka kecepatan transmisi cahaya adalah 300 ribu m/s, atau 300 km/ms, atau 0.3 km/us

Tetapi karena adanya faktor refraksi (di ketahui dengan index refraction) yang lebih besar daripada udara terbuka, maka kecepatan cahaya dalam media fiber optic lebih lambat daripada kecepatan cahaya di udara hampa.

Delay Impact = 5 micro-seconds / km

2. Delay perangkat DWDM 

Delay ini disebabkan oleh proses transponder (mengubah warna dari gray ke colour lambda) termasuk adanya fitur FEC dalam prerangkat.

Delay Impact = 10 micro-seconds to few hundred micro seconds (depending on model and make)

Untul transponder 10G belum menggunakan teknologi coherent sehingga delay lebih lama dibandingkan dengan transpoder 100G yang sudah menggunakan teknologi coherent.

3. Jumlah Perangkat yang dilewati

Jika lambda dari DWDM perlu memasuki perangkat repeater, amplifier, dsb, maka semakin banyak peralatan itu digunakan akan semakin bertambah delay yang timbul

4. Dispersion Compensation (DM) 

Karena selalu ada dispersi optic, maka dalam DWDM biasanya selalu terdapat modul untuk mengkompensasi dispersi ini disebut dengan DCM (Dispersion Compensation Module).

Delay due to DCF based Dispersion Compensation Module (DCM) = 5 to 100 micro-seconds.

Berikut adalah hasil test PING (average mili-second) antar kota:

JKT-BDG: 2ms

JKT-SMG: 9ms

JKT-SBY: 11ms

JKT-MLG: 16ms

JKT-MDN: 23ms


No comments: